Tuesday, October 15, 2019

Menjaga Sembahyang (Waktu Dan Perbuatan)

Download PDF
[ Sesi 6 - 32:55 ] - (PERBINCANGAN TAMBAHAN) Sembahyang witir itu adalah wajib (menurut Imam Abu Hanifah)
[ Sesi 6 – 58:27 ] - Jagalah dua waktu Asar dan Subuh
[ Sesi 7 – 05:42 ] - Bagaimana kalau imam menta’khirkan sembahyang dari waktu (waktu yang afdhal atau di luar waktu ) - Bersembahyanglah pada waktunya
[ Sesi 7 – 14:38 ] - Seseorang itu sudah menunaikan sembahyang di rumahnya seorang diri kemudian dia sembahyang bersama dengan imam pula
[ Sesi 7 – 33:23 ] - Pemimpin-pemimpin ada yang menta’khirkan sembahyang (melewatkan) sembahyang dari “waktu mukhtar” (terpilih)
[ Sesi 7 – 42:34 ] - (SELINGAN) Sembahyang teman dan pemujaan kubur dan bid’ah
[ Sesi 7 – 01:16:11 ] - Nabi s.a.w bersabda, nanti akan ada pemimpin-pemimpin kamu sesudah aku menta’khirkan sembahyang, akan untung kepada kamu
[ Sesi 8 – 11:45 ] - Orang yang terlupa atau tertidur sehingga tertinggal sembahyang
[ Sesi 8 – 25:25 ] - Maksud berpindah tempat sembahyang kerana tertidur
[ Sesi 8 - 35:43 ] - Dirikan sembahyang bila ingat
[ Sesi 8 - 41:36 ] - Maksud “Aqimis Solata Lizzikri” (dirikan solat untuk mengingati Allah/Supaya disebut oleh Allah/ Bila Allah mengingatkan)
[ Sesi 8 - 46:13 ] - Khilaf adakah wajib qadha' atau tidak bagi orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja
[ Sesi 9 – 19:05 ] - Orang yang tertidur sehingga tertinggal sembahyang atau pun orang yang terlupa sembahyang
[ Sesi 9 - 01:10:45 ] - (SELINGAN) Sembahyang "teman" dan bid’ah
Download PDF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *