Thursday, October 22, 2020

Qiyamulail (Solat Malam) Dan Tarawih

Download PDF
[Sesi 140 - 14:13] - Qiamullail
[Sesi 140 - 16:02] – (PERBINCANGAN TAMBAHAN) Pembahagian otak dan penjelasannya mengikut ulama terdahulu
[Sesi 140 - 19:20] – (SELINGAN) Ada tanda di antara dua belikat di belakang Nabi s.a.w yang menandakan Nabi akhir zaman
[Sesi 140 - 22:45] – Maksud simpulan dan penjelasannya
[Sesi 140 - 31:08] - Maksud zikir dan penjelasannya
[Sesi 140 - 52:50] – (SELINGAN) Keberkatan doa Nabi s.a.w terhadap ummat Baginda
[Sesi 141 - 7:41] – {PERBINCANGAN TAMBAHAN} Mengantuk di dalam sembahyang
[Sesi 141 - 18:10] – (SELINGAN) Nabi s.a.w mengambil berat tentang kepentingan menukarkan nama
[Sesi 141 - 22:20] – (SELINGAN) Mesti berhati-hati ketika marah kerana Allah Maha Mendengar
[Sesi 141 - 31:26] – (SELINGAN) Orang perempuan boleh beriktikaf di dalam masjid
[Sesi 141 - 32:30] – (SELINGAN) Maksud “hizib”.
[Sesi 141 - 38:20] – (SELINGAN) Kelebihan membaca Al-Quran
[Sesi 141 - 50:59] – (SELINGAN) Kelebihan bulan dalam Islam
[Sesi 141 - 54:00] – (SELINGAN) Kelebihan bangun awal pagi dan waktu Subuh mengikut Islam
[Sesi 141 - 1:01:08] – (SELINGAN) Kemustajaban sesuatu doa
[Sesi 142 - 10:20] - Waktu bangun Nabi s.a.w di malam hari
[Sesi 142 - 19:50] - _(SELINGAN) Bersederhana dalam beribadat
[Sesi 143 - 09:30] – Perbahasan berkenaan solat malam dua dua rakaat
[Sesi 143 - 39:00] – (SELINGAN) Perbezaan Sayyidina Abu Bakar dan Umar
[Sesi 143 - 50:00] – (SELINGAN) Nabi s.a.w juga boleh terlupa dan pandangan syiah
[Sesi 144 - 24:50] - Maksud sembahyang malam
[Sesi 144 - 39:45] - Pegangan Imam Malik, Imam Syafie dan Imam Ahmad berkenaan perlaksanaan solat witir
[Sesi 144 - 1:03:02] – (SELINGAN) Pengiktirafan Ibnu Abbas terhadap Aisyah
[Sesi 145 - 26:30] – (SAMBUNGAN) Tentang kaifiat/tatacara sembahyang malam
[Sesi 145 - 44:00] – (SELINGAN) Maksud “apa yang dikhendaki oleh Allah”.
[Sesi 145 - 49:48] – (SELINGAN) Tidak boleh taksub
[Sesi 146 - 00:07] - Sambungan kaifiat sembahyang malam,Terjemahan Hadits
[Sesi 147 - 18:30] – (SELINGAN) Bersederhana dalam agama, kehidupan dan kelebihan solat
[Sesi 147 - 30:00] – (SELINGAN) Ehsan Allah terhadap hambaNya
[Sesi 147 - 34:50] – (SELINGAN) Kelebihan istiqomah
[Sesi 147 - 40:13] – (SELINGAN) Ketetapan sesuatu amalan
[Sesi 147 - 44:10] - Perbezaan antara qiam Ramadhan dan qiyamullail
[Sesi 148 - 13:30] - Dalil sembahyang tarawih dilakukan di masjid
[Sesi 148 - 16:55] - Pendapat Imam-Imam besar berkenaan solat tarawih samada dilaksanakan di rumah atau di masjid
[Sesi 148 - 21:35] – (SELINGAN) Sifat para sahabat Nabi s.a.w
[Sesi 148 - 26:00] – (SELINGAN) Ada sesetengah hukum agama Allah serahkan kepada Nabi s.a.w untuk membuat pilihan
[Sesi 148 - 42:00] – Kesimpulan bahawa kesemua ulama berpendapat sembahyang sunat tarawih tidak fardhu
[Sesi 148 - 43:00] – (PERBINCANGAN TAMBAHAN) Keharusan menghamparkan tikar untuk solat dan pandangan syiah mengenai solat tarawih serta jawapannya
[Sesi 149 - 14:00] - Makna “qadar”
[Sesi 149 - 17:27] - Malam yang menentukan nasib manusia
[Sesi 149 - 30:00] – Pendapat kebanyakan ulama
[Sesi 149 - 39:17] - Khilaf ulama mengenai tanda lailatul qadar
[Sesi 149 - 42:50] – (SELINGAN) Bersyukur dan memperbanyakkan doa untuk ummat manusia.
[Sesi 149 - 44:30] – (SELINGAN) Ibnu Mas’ud menjadi guru rujukan bagi mazhab Hanafi
Download PDF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *