Friday, August 23, 2019
Home » ASAS ISLAM » Aqidah » Dosa-Dosa Besar » Berdusta Terhadap Allah Atau Rasulullah S.A.W.

Berdusta Terhadap Allah Atau Rasulullah S.A.W.

Download PDF

Allah s.w.t berfirman:

“Dan pada hari kiamat, engkau akan melihat orang-orang yang berdusta terhadap Allah muka mereka hitam legam”. (Az-Zumar:60)

Al-Hasan mentafsirkan ayat di atas sebagaimana berikut: Mereka adalah orang-orang yang mengatakan, “jika kami mahu kami pasti melakukan dan jika kami tidak mahu kami pun tidak melakukannya”.

Ibnul Jauzi berkata, “Sebahagian ulamak berpendapat bahawa berbuat dusta terhadap Allah dan Rasulnya merupakan perbuatan kufur, menyebabkan seseorang terkeluar dari millah. Tidak syak lagi bahawa berdusta terhadap Allah dan Rasulnya dalam masalah menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal adalah benar-benar kufur. Namun yang masih diperselisihkan adalah berdusta dalam masalah-masalah selain daripada itu”.

Rasulullah s.a.w. bersabda :

Barangsiapa berdusta terhadap diriku secara sengaja, hendaklah bersiap-siap menempati tempat berbaring dari api atau sebuah rumah di Jahannam.1

Sabdanya lagi:

Barangsiapa yang sengaja berdusta atas namaku maka hendaknya dia mengambil tempat duduknya di neraka.2

Sabdanya lagi:

“Barangsiapa meriwayatkan sebuah hadits dariku namun dia berpendapat bahawa isinya adalah dusta maka dia termasuk salah satu pendusta3

Sabdanya:

“Sesungguhnya berbuat dusta terhadapku itu tidak sama dengan berbuat dusta terhadap orang lain. Barangsiapa yang sengaja berdusta atas namaku maka hendaknya dia mengambil tempat duduknya di neraka.4

Sabdanya, “Barangsiapa mengatakan sesuatu dariku padahal aku tidak mengatakannya hendaklah ia bersiap-siap mengambil tempat duduknya dari api neraka.”5

Sabdanya:

“Setiap mukmin itu diciptakan dengan beragam perangai kecuali khianat dan dusta”.6

Semoga Allah memberi taufik dan perlindungan. Sesungguhnya Dia Maha Pemurah lagi Maha Mulia.

 

_________________________

1 Diriwayatkan oleh Ahmad (4/201,159), Ath-Thabrani Al-Kabir (17/305/843) dan Ibnu Hibban (1052) dan sanadnya sahih.
2. Hadits Mutawatir Al-Hafizh berkata dalam Al-Fath diriwayatkan oleh lebih dari seratus dua puluh orang. Dan Asy-Syaikh Al-Albani telah menyebutkan dalam sahih Al-Jami no (6519) sebanyak 63 orang.
3. Diriwayatkan oleh Muslim dalam pembukaan (hal:9).Ibnu Hibban Al-Majruhin dan Ath-Thayalisi (1/38), Ahmad 95/14) dan Ibnu Majan (39) dari Samurah.
4. Diriwayatkan oleh Al-bukhari (1291) dan Muslim (4) dari Hadits Mughirah bin Syu’bah.
5. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (109) dari Salamah.
6. Diriwayatkan oleh Ibnu Adi (1/44), Al-Bazzar (1/69) Kasyf, Abu ya’la (711), Ibnu Abi Dunnya dalam Ash Shamtu (474), Ad-Daruquthni dalam Al-lial (4/329), Al-Baihaqi Asy-Syu’ab (4469), As-Sunan (10/197) dan Ibnul Jauzi dalam Al-Ilal (1175) dari Sa’ad Dan didhaifkan oleh Asy-Syaikh dalam Adh-Dhaif (4231) Dan diriwayatkan oleh Ibnu Adi (1/44) dan Al-Baihaqi Asy-Syu’ab (4471) dari Ibnu Umar di dalam Dha’if Al-Jami (6448).
Share...Pin on PinterestShare on Google+Share on FacebookDigg thisPrint this pageShare on RedditTweet about this on TwitterShare on LinkedIn
Download PDF

Check Also

Mengadu Domba (Namimah)

  Orang yang mengadu domba adalah orang yang menyampaikan cerita dari satu orang kepada yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *