Tuesday, April 23, 2019

Berjudi

Download PDF

 

Oleh itu hendaklah kamu menjauhinya supaya kamu berjaya.

Allah s.w.t berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamr, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Oleh itu hendaklah kamu menjauhinya supaya kamu berjaya. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu di dalam khamr dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan solat;Oleh itu, mahukah kamu berhenti (daripada melakukan perkara-perkara yang keji dan kotor itu atau kamu masih berdegil)? (Al-Maidah : 90-91)

“Maisir” adalah judi dalam segala bentuk; baik ianya berupa dadu, , telur, kerikil, dan lain-lain. Ia termasuk memakan harta orang lain dengan cara batil (tidak benar), yang dilarang oleh Allah s.w.t dalam firmannya:

“Dan janganlah kamu makan (atau mengambil) harta (orang-orang lain) di antara kamu dengan jalan yang salah “ ( Al-Baqarah: 188)

Juga termasuk di dalam sabda nabi s.a.w yang berbunyi:

“Sesungguhnya orang-orang yang berusaha mendapatkan harta Allah tanpa hak, bagi mereka disediakan neraka pada hari kiamat.1

Di dalam Sahih Bukhari disebutkan bahawa Rasulullah s.a.w bersabda:

Barangsiapa berkata kepada saudaranya, “Kemarilah, ayuh kita bertaruh!” maka hendaklah dia bersedekah.2

Jika sekadar mengajak saja mesti membayar kaffarah atau shadaqah, bagaimana pula dengan melakukannya?!

“Tiap-tiap orang itu akan mati dalam keadaan seperti apa yang biasa ia lakukan, dan akan dibangkitkan dalam keadaan seperti saat ia mati.3

Marilah kita memohon kepada Allah Yang Maha Memberi semoga Dia mewafatkan kita sebagai orang-orang Islam dengan anugerahnya bukan sebagai orang yang menggantinya, merubahnya, tersesat, dan bukan pula berpaling. Sesungguhnya Dia Maha Pemurah.

 

_____________________________________________________________

1. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (3118) dari Khaulah Al-Anshariyah
2. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (4860,6301). Muslim (1647). At-Tirmizi (1545). An-Nasa’i (7/7) dan Ahmad (2/309) dari Abu Hurairah.
3. Diriwayatkan oleh Ahmad (3/331,366). Muslim (2878). Ath-Thahawi Musykil (255). Al-Hakim (2/452) dan Ibnu Hibban (7319) dari Jabir.
· Nota: Saringan oleh www.darulkautsar.net dari buku terjemahan “Al-Kabair (Dosa-dosa Besar)’ karangan Imam Az-Zahabi. Buku terjemahan asal boleh dicapai di sini- https://drive.google.com/file/d/0B0r1wFGeMOw5eDdpZjM4a2YyRG8/edit
Share...Pin on PinterestShare on Google+Share on FacebookDigg thisPrint this pageShare on RedditTweet about this on TwitterShare on LinkedIn
Download PDF

Check Also

Mengadu Domba (Namimah)

  Orang yang mengadu domba adalah orang yang menyampaikan cerita dari satu orang kepada yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>